Social Icons

Thursday, 26 December 2013

Kamus/Glosarry Forex?


Istilah
Definisi
Account
Semua catatan pembukuan yang menyangkut berbagai transaksi seorang nasabah, termasuk saldo kredit atau debit, floating loss/profit dan nilai buku riil.
Account Balance
Saldo terakhir account.
Account Statement
Laporan berkala yang menjelaskan status dari berbagai transaksi beli/jual seorang nasabah.
Apresiasi
Penguatan sebuah mata uang atau saham, dari akibat respon positif atau deman yang lebih tinggi dari partisipan pasar.
Arbitrage
Pembelian atau penjualan saham/valuta asing/longam mulia/obligasi/atau komuditas lain dari satu pasar ke pasar lainnya yang terpisah tetapi berhubungan. Peluang arbitrage muncul saat dua perusahaan berencana melakukan merger atau ketika suatu kontrak mata uang ditransaksikan di lain jenis pasar, agar didapat keseimbangan nilai atau selisih kurs spot lewat cross rate.
Arbitrage Bond
Obligasi-obligasi minisipal yang diterbitkan dengan tujuan untuk mendanai ulang obligasi berbunga lebih tinggi sebelum obligasi ini boleh ditebus. Untuk mendapatkan keuntungan suku bugan, dana hasil penerbitan baru diinvestasikandalam sekutiras-sekuritas surat utang tertentu sampai tanggal penebusan tiba.
Arithmatic Investing
Metode investasi yang mengurangi resiko yang dihadapi investor dengan cara mengestimasi tingkat keuntungan sepanjang peroide waktu tertentu.
Ask Price
Harga penawaran penjualan suatu kontrak mata uang/saham.
Asset
Segala sesuatu yang dimiliki oleh perusahaan atau individu, dari mulai bangunan, perlalatan, hingga aktiva yang tak berwujud seperti paten dan reputasi.
Asset Allocation
Alokasi investasi dalam berbagai asset demi meraih tujuan-tujuan tertentu seperti level resiko, tingkat keuntungan, dan potensi apresiasi.
Asset Play
Sebuah sekuritas/saham yang menarik, karena harga pasarnya tidak mencerminkan nilai dari asset-asset perusahaannya.
Asset Valuation
Estimasi nilai suatu asset yang akan menjadi dasar pengenaan pajak.
At a Discount
Sekuritas yang dijual dengan harga dibawah nilai par.
At a Premium
Sekuritas yang dijual dengan harga diatas nilai par.
At Best
Perintah untuk membeli sekuritas pada harga terbaik tersedia.
At Market Perintah untuk membeli sekuritas/mata uang segera setelah harga terbaik muncul di pasar.
At Risk Kemungkinan kerugian. Investor-investor dalam persekutuan terbatas (limited partnership) dapat menerima pengurangan pajak jika tingkat keuntungan atas investasi mereka tidak terjamin.
At The Money Opsi put atau call yang harga exercise-nya sama dengan nilai pasar dari sebuah mata uang/sekuritas yang mendasari opsi tersebut. Istilah ini juga ditujuakn bagi nasabah yang mengambil harga exercise sebuah opsi yang memiliki profit dari harga srike namun jika dikurangi dengan biaya premium yang telah dikeluarkan hasilnya nol.
Back Dating Penulisan tanggal pada suatu cek atau dokumen lain, dimana tanggal ini lebih awal daripada tanggal penarikan aktual. Juga seorang investor yang memegang sertifikat Reksadana yang awalnya tidak menandatangani letter of intent (LoI), dapat menandatangani LoI ini dalam 90 hari semenjak tanggal pembelian Reksadana tersebut.
Back Office Departemen atau divisi yang bertugas memproses berbagai hal mengenai transaksi keuangan diluar departemen dealing room. Biasanya terdiri dari departemen settlement, accounting, finance.
Bad Debt Kredit macet, atau saldo piutang kredit yang tak tertagih dan kemudian dibiayakan oleh perusahaan.
Bail Out Penalangan.
Balance Saldo.
Balance Budget Anggaran berimbang. Ekspektasi penerimaan sama dengan ekspektasi pengeluaran selama suatu periopde tertentu.
Balance of Payment Neraca pembayaran. Neraca yang mencatat semua transaksi keuangan internasional sebuah negara dengandasar pembukuan double-entry. Komponen-komponen Neraca pembayaran adalah neraca berjalan (impor dan ekspor barang serta jasa), neraca modal (mobilitas investasi), dan neraca emas (mobilitas emas yang dimiliki). Surplus dan defisit ditujukan dalam account yang berbeda.
Balance Sheet Neraca. Status keuangan sebuah perusahaan atau individu pada suatu waktu tertentu.Komponen-komponen neraca adalah aktiva, kewajiban dan ekuitas.
Ballooning Defisit Effect Efek defisit pemerintah yang membumbung tinggi dengan menghasilkan efek yang lebih besar pada perekonomian.
Bank Guarantee Letter Surat garansi bank.
Bank Syndicate Sindikasi perbankan. Sekelompok bank yang bersatu untuk menjual atau menjamin emisi sekuritas tertentu.
Bar Charts Diagram batang. Jenis grafik ini menunjukan harga pembukaan, penutupan tertinggi, dan terendah dari suatu mata uang atau saham. Perubahan-perubahan nilainya terjadi dari waktu ke waktu. Biasanya dipakai oleh kalangan dealer/trader di mata uang/sekuritas untuk melakukan forcasting, atau perkiraan harga yang mungkin muncul dimasa yang akan datang. Pada analisis bar charts ini dikenal pula berbagai macam pola (chart pattern) yang menggambarkan se\uatu kondisi kumpulan harga pada masa tertentu untuk kemudian diantaisipasi gerakan harga selanjutnya menurut pola yang sudah pernah terjadi dimasa lampau.
Barrel of Oil Barel adalah standar ukuran volume minyak mentah dalam perdagangan minyak internasional. Satu barrel sama dengan 42 galon minyak pada suhu 60 derajat Fahrenheit.
Base Currency Dalam pengertian umum, hal ini menjelaskan sebuah mata uang yang dimiliki seorang investor dalam neracanya. Dalam pasar valas, Dollar AS normalnya dinamakan sebagai base currency untuk diperdagangkan terhadap berbagai mata uang lainnya. Dihitung setiap satu dollar AS per mata uang counterparties. Pengecualian sistem base currency ini adalah terhadap Euro, Pound Sterling, Australian dollar dan berbagai mata uang yang diletakan dimuka dollar AS pada kuotasinya, menandakan mata uang tersebut menjadi direct currency.
Bear Market Satu kondisi dimana harga di pasar terus menurun.
Bearish Istilah praktisi pasar uang/saham yang menunjukkan trend harga yang menurun.
Bid Rate Harga yang dikehendaki oleh trader untuk membeli sebuah mata uang tertentu.
Bid/Ask Spread Perbedaan harga beli dan jual pada suatu waktu tertentu. Jarak/perbedaan harga beli dan jual ini sering dijadikan indikasi likuiditas pasar. Artinya, jika spread semakin berkurang, maka semakin tinggi likuiditas keadaan pasar saat itu.
Boiler Room Ruangan yang penuh sesak dengan pesawat telepon, yang digunakan oleh tenaga-tenaga pemasaran untuk menawarkan berbagai sekuritas spekulatif dan sekuritas palsu kepada infvestor prospektif.
Bond Obligasi. Sekuritas surat hutang jangka panjang yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan atau pemerintah, yang memiliki tingkat suku bunga dan tanggal jatuh tempo yang tetap. Karakteristik dari obligasi ini dimuat dalam bond indenture, diantaranya adalah apakah bunga dan prinsipal akan dibayarkan kepada orang yang anamnya tertera pada sertifikat obligasi, atau kepada siapa pun yang memegang obligasi, dimana dsalam kasus ini obligasi yang dimaksud disebut dengan bearrer bond.
Bottom Price Harga terendah yang terjadi pada rentang waktu tertentu.
Botttoming Out Suatu kondisi harga sebuah mata uang yang sudah lama berada pada dasar harga yang rendah, dan diperkirakan akan menjadi harga terendah yang terakhir kalinya, sebelum kemudian harga mata uang tersebut kembali naik.
Breakaway Gap
Fluktuasi harga dimana harga tertinggi dan harga terendahnya melampaui fluktuasi harga hari sebelumnya dan tren yang tercipta. Sebagai contoh, suatu trend positif diperkirakan akan muncul jika harga terendah hari ini lebih tinggi dari harga tertinggi hari sebelumnya.
Bretton Woods Agreement of 1944
Peraturan pemerintah US yang mematok nilai tukar Dollar US pada nilai yang tetap terhadap mata uang utama lainnya. Perjanjian ini berakhir sampai tahun 1971, ketika Prediden AS Nixon mencabut sistem perjanjian Bretton Woods ini dan memulai pasar mata uang dunia (FOREX) dengan sistem mata uang mengambang pada berbagai mata uang utama dunia.
Broker
Pialang. Perantara antara pembeli dengan penjual sekuritas/produk pasar uang. Pialang biasanya mengenakan komisi untuk setiap transaksi dari nasabahnya.
Bull Market
Istilah yang dipakai oleh praktisi pasar uang untuk menunjukan tren harga yang naik.
Bundesbank Bank Sentral Jerman
Cable Istilah lain yang dialamatkan para trader valas global untuk sebuah nilai tukar STERLING/DOLLAR. Disebut demikian dikarenakan awalnya nilai tukar tersebut memang ditransmisikan lewat sebuah kabel pengirim (transatlantic cable) yang dimulai pada pertengahan 1800.
Candlestick Chart Sebuah jenis grafik yang mengindikasikan kisaran transaksi pada suatu mata uang/saham. Berisi informasi mengenai harga Pembukaan, Tertinggi, Terndah,dan Penutupan. Jika harga penutupan berada diatas harga pembukaan, maka jenis Candle kosong, sebaliknya jika harga penutupan berada dibawah harga pembukaan (harga turun) maka candle akan berisi. Pola analisis ini diperkenalkan pertama kali oleh para pedagang komuditas di Jepang pada awal abad 18-an.
Central Bank Bank milik pemerintah yang bertugas menangani kebijakan moneter negara yang bersangkutan. Sebagai contoh, di Amerika disebut Federal Reserve, di Indonesia Bank Indonesia.
Chartist Seseorang yang menggunakan chart dan grafik, serta membuat interpretasi trend data/sejarah pergerakan harga untuk menentukan trend dan membuat prediksi dimasa yang akan datang. Sering disebut juga sebagai Pialang Teknkikal
Choice Market Satu kondisi dimana harga pasar tak ada selisih. Semua pembeli dan penjual menunjuk di harga sama.
Clearing Proses penyelesaian dari sebuah transaksi
Closed Postion Penutupan posisi dilakukan setelah pembukaan dilakukan. Bila pembukaan posisi adalah Buy maka penutupannya adalah Sell dan sebaliknya.
Collateral Sesuatu kecenderungan pada keamanan sebuah pinjaman atau sebagai garansi dari pelaksanaan.
Commission Biaya Komisi yang dibebankan oleh seorang broker terhadap investornya.
Confirmation Bentuk konfirmasi baik dalam bentuk rekaman maupun dokumen yang mengindikasikan telah terjadinya sebuah transaksi dari konterparti atau pihak tertentu yang bersangkutan dengan jumlah, satuan dan waktu transaksi tersebut dilakukan.
Contract Standar dari satuan transaksi. Biasanya juga merupakan minimal satuan kontrak transaksi.
Counterparty Satu atau beberapa konterparti dalam sebuah transaksi keuangan.
Country Risk Resiko yang diartikan bersumber dari landasan utama transaksi tersebut dilakukan, termasuk pertimbangan legal dan kondisi politik sebuah daerah.
Cross Rate Nilai tukar antara satu atau beberapa mata uang yang tidak menjadi patokan standar negara dimana mata uang tersebut diperdagangkan. Contohnya adalah, di Indonesia atau di Amerika Serikat transkasi mata uang EUR/JPY akan disebut sebagai transaksi cross rate, dimana untuk negara kawasan zona Euro dan Jepang kedua mata uang tersebut disebut sebagai mata uang primer yang diperdagangkan.
Currency Sebuah mata uang yang dilegalkan oleh sebuah negara yang dimonitor langsung oleh bank sentralnya dan digunakan sebagai alat transaksi resmi negara tesebut.
Currency Risk Peluang resiko yang mungkin ada pada sebuah perubahan harga saat ini atau pun dimasa yang akan datang.
Currency Symbol Singkatan untuk mata uang sebuah negara. Sebagai contoh: AUD-Dollar Australia; CAD-Dollar Kanada; EUR-Euro; JPY-Yen Jepang; GBP-Poundsterling Inggris; CHF-Franc Swiss, IDR-Indonesian Rupiah. Kode-kode mata uang ini ditentukan oleh International Standard Organization pada ISO 4000.
Day Trading Mengacu pada sebuah posisi transaksi keuangan tertentu yang dibuka dan ditutup pada hari yang sama (tidak bermalam).
Dealer Seorang individu yang bertindak melakukan berbagai transaksi keuangan untuk dan atas nama satu prinsipal tertentu atau konterparti. Biasanya Prinsipal tertentu mengambil satu posisi yang berharap akan dapat memetik keuntungan dari selisih harga transaksi tersebut dari konterpartinya. Hal yang lain dilakukan oleh seorang broker biasanya menjadi perantara transaksi tertentu dari individual atau korporasi baik untuk transaksi jual maupun beli dengan mendapatkan komisi transkaksi.
Deficit Sebuah kondisi negatif pada suatu neraca perdagangan/pembiayaan.
Depresiasi Turunnya nilai mata uang satu negara terhadap negara lain karena tekanan pasar.
Derivative Kontrak perdagangan yang dapat berubah-ubah nilainya sesuai dengan pergerakan harga atau waktu. Contoh yang paling umum dari konrak jenis ini adalah saham dan forex.
Devaluasi Penurunan nilai kurs, biasanya karena pengumuman resmi.
Euro Kurs dari European Monetary Union (EMU), perserikatan negara-negara Eropa.
European Monetary union (EMU) Merupakan perserikatan negara-negara Eropa. Tujuan utama didirikannya serikat ini adalah untuk membuat mata uang tunggal negara-negara Eropa yang disebut Euro yang pada akhirnya menggantikan mata uang negara masing-masing anggotanya. Transisi dimulai tahun 1999 dan pada akhir 2002 direncanakan hanya Euro yang berlaku dinegara-negara anggota EMU. Anggota dari EMU adalah Jerman, Belgia, Luksemburg, Austria, Finlandia, Irlandia, Belanda, Italia, Spanyol dan Portugal.
Federal Reserve (Fed) Bank Sentral AS.
Flat Istilah trader/dealer terhadap pasar yang stagnan. Sebagai contoh, Anda membeli $5000 dan menjual $5000 sehingga disebut flat (datar).
Foreign Exchange (forex, FX) Pertukaran mata uang asing, secara sederhananya adalah dengan membeli dan menjualnya kembali pada harga yang berbeda.
Fundamental Analysis Analisa ekonomi dan politik dengan tujuan menentukan nilai tukar dimasa yang akan datang.
Gross Domestic Product (GDP) Nilai keseluruhan dari hasil produksi suatu negara, pendapatan berdasarkan batas fisik negara tersebut.
Gross National Product (GNP) GDP ditambah pemasukan dari hasil pendapatan investasi atau penghasilan dari luar lainnya.
Hedge Sebuah posisi atau kombinasi beberapa posisi yang diambil untuk mengurangi resiko kerugian.
Hit the Bid Istilah sebagai diterimanya penjualan pada bid yang diinginkan.
Indikator Ekonomi Data statistik yang dikeluarkan pemerintah menyangkut pertumbuhan ekonominya. Indikator umum antara lain tingkat pengangguran, produk domestik bruto, inflasi, retail sales, dsb.
Inflation Kondisi ekonomi dimana harga barang-barang mengalami kenaikan sehingga mengurangi daya konsumsi.
Initial Margin Deposit minimum yang dikenakan untuk memulai bertransaksi sebagai jaminan dimasa yang akan datang (future).
Intervention Aksi yang diambil oleh Bank Sentral untuk mengontrol mata uang negara yang bersangkutan.
Leading Indicator Statistik utama yang digunakan untuk memprediksikan aktivitas ekonomi dimasa yang akan datang.
Leverage Biasa disebut juga margin. Rasio yang dibutuhkan dalam bertransaksi pada forex. Contoh, apabila leverage yang ditetapkan 1:100 maka dengan $500, nasabah dapat membeli Dollar 100 kali lipatnya yaitu $50000.
Limit Order Digunakan untuk membatasi nilai maksimum pada transaksi yang diinginkan sehingga apabila telah mencapai rate yang diinginkan maka akan posisi akan tertutup dengan sendirinya.
Liquidation Penutupan posisi yang ada melalui eksekusi yang dilakukan trader atau pun oleh sistem.
Long Position Posisi yang dibuka pada rentang waktu yang panjang.
Lot Satuan standar untuk deal yang terjadi. Setiap deal, nilai yang ditetapkan adalah dalam jumlah lot. Di Indonesia, besarnya bervariasi berganutng pada kebijakan Dealer/Pialang. Pada AsiaFXOnline 1 Lot = Rp.1 Juta.
Margin Modal yang diperlukan sebagai jaminan dalam bertransaksi.
Margin Call Permintaan dari pialang untuk mnambahkan sejumlah deposit agar posisi yang ada tidak terlikuidasi oleh karena margin telah habis.
Offer (ask) Rate yang diberikan dealer pada saat penjualan kurs. Lihat 'ask'
One Cancel Others (OCO) Salah satu order yang membatalkan order lainnya karena tereksekusinya satu diantara kedua order tersebut.
Open Order Order yang tereksekusi.
Open Position Transaksi yang sedang aktif. Perubahan nilai kurs untuk pair yang open berarti terjadi juga perubahan profit/loss.
Order Instruksi untuk mengeksekusi perdagangan pada rate tertentu.
Overnight Position Open position yang terus berlangsung sampai bussiness day dihari berikutnya.
Pair Pasangan mata uang yang ditransaksikan.Contoh EURUSD, GBPUSD, dsb.
Pips Satuan terkecil dari forex. Pips diambil dua angka terakhirdari nilai kurs, biasa juga disebut point. Misalnya GBPUSD hari ini bergerak dari 1.8200 ke 1.8250 itu artinya GBPUSD mengalami kenaikan sebanyak 50 pips atau 50 points
Political Risk Resiko yang mungkin muncul pada perubahan kurs karena perihal politik.
Premium Untuk setiap transaksi yang melewarti satu hari (overnight position) maka akan dikenakan premium oleh pihak bank yang besarnya bisa positif atau negatif.
Price Transparency Menyangkut validitas harga yang ditawarkan dealer. Harga harus dapat diakses semua orang dan valid.
Produk Domestik Bruto Lihat Gross Domestic Product (GDP).
Produk Nasional Bruto Lihat Gross National Product (GNP)
Profit/Loss atau P/L atau Gain/Loss Keuntungan/kerugian yang ter-realisasi setelah open position di tutup.
Quote Nilai kurs. Biasanya digunakan hanya untuk sekedar informasi.
Range Selisih antara harga tertinggi dan terendah pada momen tertentu.
Resistance Point Level psikologis tertentu yang berada diatas harga pada saat tersebut. Pada saat menjelang resistance point diharapkan pasar akan menjual kembali kurs yang telah dibeli sehingga nilai tukar akan melemah.
Revaluation Menguatnya nilai tukar dari suatu mata uang karena adanya intervensi Bank Sentral negara yang bersangkutan. Lawan dari devaluasi.
Risk Resiko karena adanya hal-hal yang tidak pasti atau diluar perhitungan yang ada yang berpotensi menimbulkan kerugian.
Risk Managemet Sejumlah analisa dan fasilitas yang digunakan untuk meminimalisasikan resiko dan mencegah kerugian.
Roll Over Kontrak perdagangan yang diteruskan pada hari berikutnya sampai dilakukannya penutupan posisi. Produk-produk lantai bursa merupakan kontrak jenis ini.
Settlement Proses penempatan dan perekaman transaksi yang ditempatkan oleh trader menyangkut harga dan kurs basis yang berlaku. Dilakukan oleh dealer melalui system.
Short Position Istilah lain untuk pembukaan Open Sell.
Spot Price Harga market pada saat itu.
Spread Selisih pip untuk open position pada harga "buy" dan harga "sell". Semakin kecil Spread, akan semakin menguntungkan Investor dikarenakan untuk mencapai titik impas (BEP) tidak memerlukan pergerakan harga yang besar.
Sterling Kata lain dari mata uang Pound Inggris.
Stop Loss Order Order yang diberikan untuk sebuah transaksi pada titik tertentu sehingga apabila nilai tukar kurs telah menyentuh titik tersebut, secara otomatis order ditutup posisinya. Ini merupakan "batas bawah" untuk mencegah kerugian lebih jauh.
Suku Bunga US Lihat "US Prime Rate"
Support Level Batas bawah tertentu yang telah dianalisa. Diharapkan menjelang batas ini, nilai tukar kurs akan kembali menguat. Merupakan lawan dari "resistance".
Swap Sebuah swap mata uang adalah transaksi yang simultan pada jumlah tertentu yang diberikan pada sebuah mata uang yang levelnya ditentukan kemudian.
Swissy Istilah untuk mata uang Swiss Franc.
Tanggal Transaksi Lihat "Transaction date"
Technical Analysis Sebuah upaya peninjaulan atau analisis harga sebuah mata uang dengan mempergunakan data statistik seperti harga yang telah terjadi, harga rata-rata, volume, dan lain-lain.
Tick Perubahan harga dalam rentang tersingkat.
Tomorrow Next (Tom/Next) Jenis transaksi pembelian atau penjualan dari sebuah mata uang untuk penyerahan sehari sesudahnya.
Transaction Cost Biaya transaksi finansial yang dibutuhkan.
Transaction Date Tanggal transaksi.
Turnover Total nilai uang (volume) dalam seluruh transaksi keuangan pada suatu waktu.
Two Ways Transaction Transaksi dua arah.
Uptick Harga kurs yang baru yang nilainya ternyata lebih tinggi dari nilai yang diprediksikan
US Prime Rate Suku bunga pinjaman yang diberikan oleh bank komersial kepada konsumen komersial utamanya. Jenis suku bunga lainnya biasanya tergantung dari jenis suku bunga ini, yang dalam banyak hal ?tapi tidak selalu- bergantung pada tren-tren dimasa lalu dan tren-tren potensial dimasa depan.
Value Date Tanggal yang ditentukan oleh sebuah perusahaan pialang untuk kebutuhan suatu transaksi atau pembayaran yang jatuh tempo, dalam keadaan normal biasanya dibutuhkan waktu dua hari kerja. Juga dikenal dengan istilah Tanggal Jatuh Tempo.
Variation Margin Dana yang harus diminta seorang broker pada kliennya untuk kebutuhan posisi di pasar mata uang yang ingin dipertahankan oleh kliennya tersebut.
Volatility Suatu harga dikatakan high volatility bila harga tersebut bergerak aktif naik turun dengan cepat.
Volatility (Vol) Sebuah metode statistik yang mengukur pergerakan harga di pasar dalam satu periode waktu tertentu.
Whipsaw Istilah lainnya untuk sebuah kondisi pasar yang memiliki tingkat volatelitas harga yang tinggi, dimana sebuah mata uang bergerak sangat cepat pada satu arah, dan kemudian diikuti oleh pembalikan harga seketika.

Istilah-istilah dalam Forex

Berikut adalah sejumlah istilah-istilah Forex yang perlu Anda ketahui.
Forex
adalah sebuah investasi yang memperdagangkan mata uang satu dengan mata uang lainnya. Merupakan singkatan dari Foreign Exhange atau pertukaran mata uang asing. Jika pada transaksi di money changer atau bank untuk jual beli antara US Dollar dengan Rupiah, maka disebut transaksi Forex 'Spot' (jual beli terjadi ditempat - serah terima terjadi di tempat). Transaksi Forex yang non-Spot adalah transaksi jual beli kontrak mata uang, jadi tidak langsung serah terima barang, hanya kontraknya saja.
Lot, Kontrak Mini dan Kontrak Standard / Regular 
Jika kita membeli minyak, ukurannya adalah liter, jika gula pasir maka ukurannya adalah kilogram. Untuk forex ukurannya disebut Lot. Berapa  sih besar 1 Lot itu? Jika di dunia Saham 1 Lot = 500 lembar saham, pada Forex 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan, misal 1 Lot USD/JPY = 10.000USD dan 1 Lot GBP/USD = 10.000 GBP. Ukuran 1 Lot = 10.000 disebut Kontrak Mini, mengapa disebut Mini? Karena sebelumnya dalam dunia forex itu 1 Lot = 100.000 mata uang bersangkutan (disebut juga Kontrak Standard/Regular), kemudian karena tingginya minat dalam forex trading maka dibuat kontrak mini dimana 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan
Margin
adalah jaminan dalam trading forex, anggaplah seperti Uang Muka pembelian sebuah rumah. Ketika Anda menyerahkan uang muka pembelian rumah sebesar 30 juta rupiah untuk rumah seharga 100 juta rupiah maka kita mendapatkan Kontrak perjanjian jual beli, secara hukum Anda pemilik sah rumah tersebut meskipun hanya memegang kontraknya. Kontrak ini dapat Anda jual pada harga penuh pada orang lain, misalnya menjadi 120 juta. Anda akan mendapatkan keuntungan bersih 20 juta (120 - 100jt). Hal yang sama berlaku dalam forex, yang diperdagangkan adalah kontrak mata uang, misal USD/JPY maka nilai 1 lot kontraknya adalah USD 10.000, untuk mendapatkannya kita cukup mengeluarkan margin (uang muka) sebesar USD 100.  Mengapa USD 100? Ini terkait dengan Leverage yang dibahas di bawah.
Margin disetorkan saat membuka posisi dan kemudian akan dikembalikan saat menutup posisi, sama seperti transaksi jual beli rumah tadi. Anda menyetor uang 30 juta saat membeli kemudian dijual kembali seharga 120 juta, saat Anda menerima uang 120 juta, maka 100juta kita serahkan pada penjual pertama dan penjual mengembalikan uang muka (modal awal) sebesar 30jt dan kita memiliki uang 30 juta dari modal awal dan kelebihan 20 juta.
Leverage
Adalah daya ungkit dalam trading Forex yaitu rasio untuk menentukan berapa margin (uang muka) yang diperlukan dalam melakukan transaksi, dimana rasio tersebut akan dikalikan dengan kontrak size. Contoh: Leverage 1:200 pada kontrak mini account 10.000 maka margin yang digunakan adalah (1/200) x 10.000 = 50 satuan mata uang yang diperdagangkan.
Misal membuka posisi USD/JPY sebesar 1 lot untuk kontrak mini, maka yang dibeli adalah 10.000 USD, margin yang diperlukan adalah sebesar 1/200 x USD 10.000 =  USD 50. Jika bertrading dengan GBP/USD maka margin yang digunakan adalah sebesar 50 Poundsterling. Untuk Standard account, kontrak yang digunakan adalah 100.000 dengan Leverage 1:100, jadi 1 lot USD/JPY = USD 1000 dan margin yang diperlukan 1/200 x USD 100.000 = USD 500
Buy
adalah posisi dalam Forex Trading untuk Beli dan dilakukan jika harga diperkirakan akan naik. Singkatnya beli saat murah dan jual saat mahal, keuntungan Anda adalah selisih antara harga saat beli dengan saat jual kembali
Sell
adalah posisi dalam Forex Trading untuk Jual dan dilakukan jika harga diperkirakan akan turun sehingga ketika harga turun Anda dapat menutup posisi Sell anda dengan Buy yang lebih rendah. Singkatnya seperti konsinyasi, kita jual terlebih dahulu dengan harga mahal (pinjam) dan kemudian kita beli kembali ketika harga murah, selisihnya menjadi keuntungan kita. Baca lebih jauh di Two Way Opportunity
Order dan Posisi 
Order adalah pesanan untuk membeli atau menjual pada harga tertentu namun jika Order yang disampaikan ternyata 'match' atau 'ada lawannya', contoh jika Anda order beli pada harga 9500 dan kebetulan ada yang mau jual pada harga yang sama, maka Order menjadi Posisi.  Jadi selama pesanan belum 'match' maka namanya tetap order namun sesudah 'match' maka sekarang menjadi Posisi. Untuk menjual kembali posisi yang sudah Anda miliki (tutup posisi) maka dapat dilakukan dengan melakukan Order kembali tapi dengan arah berlawaran (jika posisi Buy maka ditutup dengan Sell dan sebaliknya)
Floating Loss/Profit dan Realized 
Saat Anda mempunyai posisi beli di 9500 dan kemudian harga bergerak turun menjadi 9000, maka jika dihitung perkiraan kerugian Anda adalah 9000-9500 = -500. Namun nilai tersebut masih bisa berubah besok, entah bertambah turun menjadi 8700 atau kembali naik menjadi 9700. Nah, nilai -500 pada saat ini disebut Floating Loss (Rugi), jika nilainya positif, misalnya harga sekarang menjadi 10.000 maka selisihnya 10.000 - 9.500 = +500 disebut Floating Profit. Jika Anda memutuskan untuk menjual / menutup posisi Anda pada saat harga sedang 10.000, maka nilai +500 menjadi Realized Profit (bukan lagi Floating/mengambang tapi sudah menjadi Real/Nyata)
Pip
adalah nilai 1 poin naik atau turunnya pergerakan harga. Untuk mini account, nilai 1 poinnya adalah $1, untuk standart account adalah $10.
Analisa Teknikal
adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk mengukur pergerakan harga melalui grafik harga. Hal-hal yang patut diketahui dari analisa teknikal ini adalah trend, kejenuhan, support, ressisten, dan Pivot Point.
Analisa Fundamental
adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk memprediksi pergerakan harga berdasar berita-berita Fundamental. Berita Fundamental disini berupa berita ekonomi, poltik, dan keamanan yang mempengaruhi pergerakan harga.
Resistance
adalah batas harga atas yang merupakan harga psikologis, contohnya saat ini (tahun 2010) nilai tukar dollar adalah 9000 dan memiliki batas harga atas (resistance) 10.000 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar menembus harga 10.000 rupiah maka ada kemungkinan akan naik terus menjauhi 10.000 tapi selama belum menyentuh 10.000 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di bawah 10.000.
Support
adalah batas harga bawah yang merupakan pasangan dari resistance (atas), contohnya saat ini (tahun 2010) nilai tukar dollar memiliki batas harga bawah (support) 8.500 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar turun menembus harga 8.500 rupiah maka ada kemungkinan akan turun terus menjauhi 8500 tapi selama belum menyentuh 8500 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di atas 8500 (support) dan di bawah 10.000.(resistance)
Zig Zag
adalah sebuah perangkat analisa teknikal untuk mengetahui trend sekaligus support-ressisten harga.

Dolar Menguat Terhadap Yen, Paska Liburan Natal


Pada perdagangan valuta asing di hari Kamis(26/12) mata uang dolar telah diperdagangkan menguat terhadap yen.
Selama berlangsungnya perdagangan, pasangan USD/JPY telah diperdagangkan 0.24% lebih tinggi di level 104.63. Pasangan cenderung menembus level support di level 103.78, dan level resistant di level 104.64.
Pada perdagangan valuta asing lainnya di hari ini, dolar telah diperdagangkan menguat terhadap euro, dan melemah terhadap pounds, dengan EUR/USD melemah 0.12% di level 1.3666, dan GBP/USD menguat 0.02% di level 1.6355.

Tuesday, 17 December 2013

Cara Membuka Locking-an

Seringkali sebagian trader terjebak dalam posisi yang melawan arah/tren pergerakan harga saat itu sehingga posisi yang telah dibukanya mengalami kerugian. Saat terjebak dalam suatu kerugian, sebagian trader ada yang memilih membiarkan saja  atau meng-cut loss atau mengunci (locking) posisi. Pilihan yang dibuat tentunya berdasarkan strategi atau kenyamanan atau tingkat resiko yang bisa ditoleransi masing-masing trader.
Ada sebagian trader yang memilih untuk mengunci (locking) atau sering juga disebut hedging posisi justru mengalami dilema saat akan membuka kuncian tersebut. Banyak yang takut equity atau balance-nya akan terkuras saat membuka kuncian. Banyak juga yang takut ketinggalan harga dalam membuka kuncian dan berusaha untuk memprediksi (mencari prediksi) dimana harga yang paling ujung (ekstrim).
Dilema dan ketakutan ini membuat pikiran tidak lagi jernih dan bisa memberikan pengaruh yang buruk dalam mengambil keputusan trading. Memang memikirkan kuncian, apalagi bila jarak posisi yang terkunci (antara posisi buy dan sell) terlalu jauh, akan sangat mengganggu dan akhirnya membuat kita lama untuk bergerak mengatasi masalah locking-an tersebut. Bila kita mempunyai posisi terbuka dalam waktu yang lama, tentunya ada biaya dari broker yang dibebankan ke kita setiap harinya. Cara terbaik menurut saya bila posisi yang kita buka sudah salah, memang dengan cut loss.
Tapi bila sudah terlanjur melakukan locking yang cukup besar, mau tidak mau kita harus menghadapinya. Salah satu cara untuk membuka locking-an adalah dengan memperlakukan locking-an tersebut seperti membuka posisi baru. Kita tidak perlu memperdulikan dimana posisi locking-an kita. Kita tidak perlu mencari tahu dimana harga akan mentok dan berbalik. Kita tidak perlu menunggu harga sudah berada di bawah/atas posisi locking-an. Yang perlu kita cari tahu adalah kemana arah/tren pergerakan harga saat ini.
Sama seperti membuka posisi yang baru. Yang harus kita ketahui adalah kemana arah/tren harga saat ini. Misalnya kita mengetahui (dari analisa teknikal dan/atau fundamental) bahwa tren harga untuk 4 jam ke depan adalah ke atas. Kita tentunya akan membuka posisi baru buy (open buy) dan menunggu profit baru kita likuidasi (tutup) posisi dengan sell (close buy) dan sebaliknya bila tren harga ke bawah.
Bagaimana mengimplementasikannya ke posisi locking-an kita? Misalnya kita mempunyai 1 pasang posisi locking-an: open buy EURUSD di 1.3500 dan open sell EURUSD di 1.2800 dimana posisi saat ini berada di tengah-tengah harga locking-an tersebut di 1.3000.
Apa kita harus menunggu harga berada di atas 1.3500 atau di bawah 1.2800 baru kita bisa membuka posisi locking-an tersebut? Dengan cara yang disebutkan di atas, tentunya tidak perlu. Kita harus mengubah persepsi/mindset kita bahwa kita tidak mempunyai locking-an agar kita tidak terfokus pada posisi locking-an tersebut, seperti membuka lembaran baru (clean sheet). Dengan strategi trading yang kita punya dan analisa tren pergerakan harga, kita mempunyai rencana trading baru, dimana posisi buka, posisi taking profit dan posisi stoploss. Dengan locking-an yang ada,  kita tidak membuka posisi baru, melainkan menutup salah satu posisi terbuka kita.
Dari contoh di posisi di atas. Kita sudah menentukan bahwa harga kemungkinan akan naik ke atas. Berarti kita harus menutup posisi sell kita di 1.2800. Mungkin ada pemikiran bahwa kita akan rugi besar bila kita menutup posisi sell itu karena harga saat ini ada di 1.3000. Memang kita akan rugi tapi yang terpotong adalah balance kita dan bukan (belum tentu) equity kita. Dalam trading, yang lebih penting untuk diperhatikan adalah nilai equity dan bukan balance.
Jadi kita menutup posisi sell kita di 1.3000. Bila kita asosiasikan dengan membuka posisi baru, maka posisi tutup sell di 1.3000 ini adalah posisi open buy kita di 1.3000. Ini yang harus kita ingat.
Nah bila arah harga sesuai perkiraan yakni harga naik, misalnya ke area 1.3050, berarti nilai equity kita bertambah, meskipun nilai balance kita berkurang. Nilai equity akan mengalami penambahan sebesar 50 pips (1.3050 dikurang 1.3000) yang artinya 500 dollar untuk kontrak regular. Dalam kaitan dengan locking-an, kita harus membuka posisi sell kembali di 1.3050. Sehingga saat ini kita masih mempunyai lockingan di open buy 1.3500 dan open sell di 1.3050 dengan equity yang bertambah 50 pips.
Dari contoh kasus di atas, kita tidak perlu menunggu harga berada di bawah atau di atas posisi terbuka yang kita punya baru melakukan sesuatu terhadap locking-an tersebut. Dengan memperlakukan locking-an seperti membuka posisi baru, kita bisa membuka locking-an di harga berapa pun tanpa harus menunggu terlalu lama dan tanpa harus mencari atau memprediksi harga sudah diujung/ekstrim.

Wednesday, 11 December 2013

Faktor Yang Menyebabkan Gagal Dalam Menjalankan Investasi Forex


investasi forexInvestasi forex merupakan sebuah instrumen atau alat investasi yang cukup membuat keranjingan banyak orang dalam memilih untuk mendapatkan profit secara instan. Bisa dikatakan pada bisnis investasi forex ini, dalam hitungan jam saja Anda bisa menghasilkan keuntungan yang melimpah. Namun melalui bisnis forex inipula Anda juga bisa mengalami kerugian hanya dalam beberapa menit saja. Cukup dramatis memang kalau ingin sukses secara instan. Dimana-mana banyak yang memberitakan kalau bisnis investasi forex ini adalah bisnis yang bisa merugikan banyak orang, bisnis investasi forex ini adalah bisnisnya orang-orang besar, ataupun bisnis investasi forex adalah bisnisnya orang yang tidak mau bekerja keras. Anggapan-anggapan dan pernyataan tersebut adalah kebanyakan bersumber dari orang-orang yang mungkin saja pernah mengalami kerugian yang sangat mendalam sehingga mereka akan meluapkan segala sesuatu yang dianggapnya itu adalah buruk. Kalau diambil sisi positifnya orang tersebut sudah mau berbagi tentang pengalamannya dalam menjalankan bisnis forex.
Mungkin yang perlu kita ketahui agar kesalahpahaman ini tidak semakin bertambah simpang siur adalah faktor apa saja yang mempengaruhi kerugian-kerugian yang terjadi pada bisnis forex ini. Dan serta alasan mengapa orang-orang yang awalnya mendamba-dambakan profit besar pada bisnis forexnya lalu kemudian menjadi geram dengan forex setelah mereka mengalami kerugian, apakah karena mereka masih baru, atau karena kurangnya edukasi seputar bisnis investasi forex, atau hanya ingin main-main saja atau yang bagaimana? Tentunya dari berbagai dugaan-dugaan tersebut semuanya tidak salah, bisa dikatakan itu faktor kecilnya saja. Lalu faktor utama apa yang menyebabkan ketika menjalankan bisnis forex ini gagal?
  1. Para broker banyak yg kurang pengalaman bahkan minim pengalaman, umunya Para broker banyak yang kejar komisi dari lot untuk setiap transaksi yang dilakukan, karena semakin banyak lot yang di transaksikan maka semakin besar pula komisi yang didapatkan
  2. Jika memilih untuk menjalankan trading ini sendiri, pemodal terlalu bernafsu untuk mendapatkan gain yang lebih besar, dan juga terlalu cepat melakukan buy/sell diposisi tertentu tanpa menganalisis terlebih dahulu seberapa besar tingkat resikonya.
  3. Modal yang minim tentunya belum pasti bisa memanajemen resiko seperti cut loss, averaging dan lain sebagainya untuk berjalan mulus, kalau modal yang minim tentu lama-lama juga akan semakin terkuras uang yang kita miliki.
Arus yang terjadi pada bisnis investasi forex ini sangat cepat sekali, ketika posisi kita tidak tepat maka akan semakin terpuruk, namun jika sekali posisi yang ditempati benar maka seterusnya akan naik. Umumnya pada posisi yang sudah tepat ini menjadikan pemodal lupa diri dan selalu meningkatkan terus modalnya tapi belum bisa memprediksi resiko yang kemungkinan akan terjadi sehingga mengakibatkan posisi kita menjadi tidak tepat.
sumber:www.pakartrading.net

Mengantisipasi Kerugian Pada Investasi Forex


investasi forex


Investasi Forex (Valas) adalah suatu perdagangan mata uang asing yang legal yang dimana juga harus membutuhkan keahlian agar bisa menguasainya . Bertrading Forex dapat menghasilkan pendapatan yang sangat besar dan cepat khususnya untuk trader yang sudah professional dan yang sudah berpengalaman, akan tetapi Forex juga memiliki tingkat resiko yang cukup tinggi, oleh karena itu Anda yang tergolong masih baru dalam menjalnakan bisnis ini harus mempelajari dasar-dasarnya terlebih dahulu dan berlatih di demo account, jika nanti sudah mahir dalam demonya baru bisa langsung  terjun ke Live Account. Anda harus menggunakan modal uang yang dimana anda bisa menerimanya jika menderita kerugian. Segala resiko dan hasil profit/loss di Forex adalah di tangan anda sepenuhnya selaku Trader. Namun jika Anda masih belum yakin untuk melakukannya sendiri, Anda juga bisa meminta bantuan kepada Manjaer Investasi yang tentunya bisa mewakili Anda sebagai Trader sebenarnya.
Resiko kerugian jika menjalankan investasi forex ini sangat besar dan juga perlu diingat bahwa investasi forex tidak akan menjamin Anda bisa cepat kaya, untuk yang sudah terjun pada bisnis forex sebelumnya dan ternyata bisa menghasilkan profit yang maksimal itu adalah trader-trader yang kelasnya sudah professional. Untuk itu bagi Anda yang masih cukup baru dalam mengenal investasi forex ini, Anda harus bisa memahami segala resiko untuk meminimalisir kerugian Anda.
  • Pelajari terlebih dahulu kenapa orang bisa mengalami loss profit
  • Mengapa yang awalnya mendapatkan profit maksimal tahu-tahu menjadi loss dan bisa jadi tidak balik modal
  • Perhatikan Manajer investasi secara menyeluruh (jika ada manajer investasi). Karena manajer investasi yang meragukan bisa jadi Anda harus meragukan juga profit yang Anda dapatkan.
  • Selalu lakukan compound terus menerus untuk menigkatkan profit Anda. Tapi harus juga disertai prediksi yang membuat Anda yakin bahwa posisi tersebut bisa menguntungkan Anda.
Mempelajari segala resiko beserta hal-hal yang harus dilakukan seperti contoh diatas perlu diketahui sebelumnya agar nantinya tidak mengakibatkan loss profit pada saat menempatkan posisi yang menurut Anda sudah tepat. Menjalankan Investasi forex harus terus menerus mau belajar dari berbagai kekalahan. Jangan sampai seklai kalah Anda akan terpuruk karena bisa jadi Anda tidak akan kembali pada bisnis ini. Karena yang dibutuhkan pada saat menjalankan bisnis ini adalah sebuah keberanian, ketegasan, dan komitmen untuk melakukannya. Jangan sampai mempunyai niat yang setengah-setengah dan coba-coba.
sumber:www.pakartrading.net

Ini Dia Tips Sukses Trading forex

Berikut kami rangkumkan tips sukses para trader kawakan dan yang juga telah menjalani profesi Trader(trading for Living).
1. Buat perencanaan dan gambaran trading dengan baik. Kriterianya, Anda harus mengetahui kapan :
  • Buka posisi
  • Berapa angka Stop Loss & Take Profit yang 'ideal' 
  • Punya strategi manajemen keuangan (money management). Hal ini terkait dengan berapa lama Anda bertrading dalam satu bulan, bagaimana tingkat ketahanan account anda terhadap resiko loss, kapan tarik dana, kapan menambah dana, dan alokasi pendapatan untuk tabungan, investasi dan konsumsi.
2. Jadikan trend sebagai sahabat karib Anda (Trend Follower). Jangan pernah melawan trend pasar (meski bukan termasuk aturan wajib). Jika harga sedang naik, Anda dapat memasang posisi Buy dan sebaliknya jika harga sedang turun maka Anda dapat memasang posisi Sell. Kebanyakan orang sering mengambil sebaliknya (counter trend) dan seringkali salah - walaupun ada juga sih yang sering benar :). 
3. Pertahankan dengan baik & seksama modal Anda. Jangan biarkan modal Anda sampai $0.0. Jika memang loss, cobalah pertahankan 10 - 50% dari modal Anda, sehingga pada saatnya nanti hendak menambah dana atau injeck, Rupiah atau Dollar yang disetor tidak terlalu besar. Bayangkan jika Anda harus menambah dana besar untuk trading Forex akibat loss Anda.
Jika dalam dua tiga kali trading sudah menghabiskan 20 - 40% dari modal akibat loss, berhentilah sejenak. Tahan diri Anda untuk membuka posisi baru. Jangan turuti diri Anda untuk "membalas dendam" atau "ingin balik modal". Coba tenangkan pikiran dan kepala Anda. Susun sistem trading Anda kembali di Demo Account. Sisihkan waktu 3 hari - 1 minggu untuk coba sistem trading di Demo Account.
Jika sudah mantap, silahkan masuk kembali ke Real Account.
4. Mengetahui kapan saatnya buang "racun". Istilah racun adalah posisi Buy atau Sell yang telah dibuka yang telah floating(posisi mengambang/belum ditutup) negatif atau posisi minus yang lumayan besar. Katakanlah jika Buy GBP/USD Anda sudah -150 poin dalam kurun waktu 2 jam, apakah masih layak dipertahankan. Atau jika posisi AUD/USD sudah minus -100 dalam kurun waktu 20 menit, apakah masih disayang-sayang ??!
Ah, nanti kan harga balik lagi. Nah, jika harga ndak balik-balik, kita jadi "keracunan" sendiri, baik pikiran dan jasmani. Kita bisa sakit secara jasmani jika memikirkan posisi yang belum ditutup yang mencapai 200 poin misalnya. Ingat saja, cari uang zaman sekarang agak sulit yah. Kalo sudah ndak produktif dalam waktu 2 - 3 jam, yah harus diamputasi/Cut Loss. Potong, buang yang sudah membengkak & tidak produktif. Apalagi yang mau melakukan posisi menginap, lebih dari satu hari dengan mengharap profit yang lebih wah dan juga mendapat bunga premium, wajib hukumnya memasang Stop Loss. Saran kami, jika hendak diteruskan esok hari,pasanglah Stop Loss 200 poin dari titik open posisi Anda. Gunakan saja fasilitas Trailing Stop jika disediakan oleh platform trading.   
Rencanakan Stop Loss Anda sedini mungkin. Hari-hari ini, pergerakan harga untuk Euro & Pound mencapai 200 - 400 poin per hari. Tentukan ideal Modal Awal & Stop Loss Anda dengan situasi seperti itu.
5. Jangan emosi. Jika sudah mencapai target harian atau bulanan, segera keluar dari market. Jangan serakah.
Hindari rasa takut. Nah ini terkait dengan tips no.6, be informed. Jika sudah mengetahui sejauh mana harga bisa bergerak dengan indikator teknikal & fundamental, jangan mencari penyakit. Jangan ragu untuk memasang Stop Loss atau Trailing Stop untuk membatasi kerugian.
6. Be smart & informed. Bukannya bermaksud mendukung salah satu TV Swasta, melainkan jadilah trader yang pintar. Pintar disini adalah punya dasar kenapa harus Buy dan kenapa harus Sell. Artinya, Anda harus meriset pasar secara Fundamental dan Teknikal. Bukalah Berita harian dari Belajarforex.com atau Forexfactory.com. Sesuaikan tanggal & waktunya dengan waktu dimana Anda berada.
7. Segera tulis trading Anda pada sebuah jurnal trading. Buat catatan Laba/Rugi harian Anda. Catat juga sebab-sebabnya, kenapa rugi dan kenapa untung. My Trading Diary .....
8. Saat harga sideways atau sedikit pergerakan, jangan masuk pasar. Intinya jika nurani Anda sendiri ragu-ragu, bagaimana dengan trading forex Anda. Ibaratkan saja Account Forex Anda sebagai mobil yang membawa Anda pada profit/keuntungan.
* Tidak berlaku bagi mereka yang memang spesialisasinya di saat market sideways!
9. Jangan trading terlalu banyak atau berlebihan. Dalam satu hari, bagi Anda seorang scalper maksimal 10 kali posisi. Untuk Anda yang Daytrader baiknya maksimal 2 posisi dan Swing Trader lebih sedikit lagi. Ingat, kondisi analisa teknikal & fundamental Forex yang sering berubah-ubah dari waktu ke waktu.
10. Never Give Up. Jangan menyerah.. jangan pernah menyerah. Loss di Demo $5000 dalam waktu 1 bulan, coba lagi dengan dana $1000. Loss, masuk lagi dengan dana $3000, dst. Temukan sistem trading yang cocok bagi diri Anda. Tujuannya hanya satu : Profit & Konsisten.

Tuesday, 10 December 2013

Belajar BUY LIMIT & SELL LIMIT ORDER


BUY LIMIT : Memesan order BUY Dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak turun ke suatu titik harga yang kita pesan tersebut maka di titik tersebut akan
otomatis dipasang Buy dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak naik supaya profit.
SELL LIMIT : Memesan order SELL Diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak naik ke suatu titik harga yang kita pesan tersebut maka di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak turun supaya profit.
Buy Stop adalah memasang posisi BUY Diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy dengan harapan agar grafik dapat bergerak naik lagi supaya mendapatkan profit.


Sell Stop adalah Memasang posisi SELL Dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar grafik dapat bergerak turun lagi supaya profit. 
sumber:www.pakartrading.net

Trik ORDER DENGAN METODE 2 ARAH (HEDGING)

Tips ini dilakukan dengan langsung melakukan order “Buy dan Sell”
secara bersamaan pada satu Pair dengan besar yang sama. Misalnya untuk
GBP/USD di : bid: 1.9420 dan offer: 1.9425
> Buat order ” Buy” pada titik offer 1.9425
> Buat order “Sell” pada titik Bid 1.9420
Maka kedua order anda aktif dan berlawanan arah dengan total minus
-10 ( Karena Spread GU -5), Anda tinggal menunggu pasar bergerak
sehingga salah satu order akan profit dan satu minus, kemanapun harga
bergerak maka selisihnya akan tetap yaitu -10. Anda bisa menunggu
sampai pergerakan harga jenuh dan ada tanda balik arah.
Misalnya jika harga naik terus dan sudah terlihat jenuh ( Ada tanda mau
turun) maka anda bisa close order “Buy” yang sudah Profit dan tunggu
order” Sell” anda sampai berkurang minusnya lebih kecil dari profit
yang anda dapat, baru bisa di Close. Perhitungannya adalah jika anda
bisa profit +100 point dan anda Loss/Rugi -80 point, maka anda tetap
bisa profit 100-80 = 20 point.
Memang tidak besar tapi lebih aman, tak perlu prediksi dan bisa
anda lakukan kapanpun, terutama jika pasar sideways/Naik turun saja.
sumber:www.pakartrading.net

15 Cara Menghindari Kerugian dalam Forex Trading

1) Menambah Ilmu . Hampir semua trader Forex yang pemula tidak mau meluangkan waktu untuk mempelajari apa yang menggerakkan mata uang (terutama fundamental).
2) Hindari Overtrading . Transaksi terlalu agresif dengan jarak stop loss yang terlalu pendek dan target profit terlalu pendek juga hanya akan membuat broker semakin kaya. Keinginan untuk menghasilkan untung beberapa dollar saja sehari dengan cara mengunci profit dalam jumlah sangat kecil ketika memungkinkan merupakan strategi yang merugikan dan lebih menjurus gambling.
3) Hindari Over leveraged . Leverage adalah pedang bermata dua. Broker tertentu dapat memaksa anda untuk menggunakan high leverage karena itu berarti semakin besar income yang didapatkan broker dari spread karena position size nya akan semakin menentukan jumlah income dari spread; semakin besar posisi dengan high leveraged semakin besar spread income yang didapatkan oleh broker.
4) Tidak Tergantung pada Orang lain . Trader sungguhan berhasil karena kemampuannya sendiri; mereka membuat keputusannya sendiri dan tidak tergantung pada keputusan orang lain dan tidak tergantung pada orang lain untuk membuatkan keputusan bagi mereka; pilihlah apakah mau trading sendiri atau sekalian minta orang lain yang mentradingkan.
5) Trading a Pair, Not a Currency . Memprediksi arah satu mata uang saja baru setengah transaksi; sukses atau gagal tergantung dari prediksi terhadap mata uang kedua yang menjadikan pasangan mata uang (pair).
6) Membuat Persiapan Sebelum Trading . Menghasilkan uang tidak termasuk persiapan. Yang termasuk pada persiapan itu sendiri adalah kuda-kuda untuk keberhasilan dalam trading; seperti contohnya kebijakan-kebijakan dalam trading; jika anda tidak mempunyai rule yang spesifik, maka anda tidak memiliki persiapan, dan cenderung anda akan berada pada statistik (95% player yang loss dan akhirnya berhenti trading).
7) Trading mengikuti Trend . Ada perbedaan yang cukup besar antara membeli di harga rendah ketika harga sedang turun-turunnya dengan membeli di harga murah. Harga rendah dengan segera akan menjadi harga yang tinggi ketika anda trading melawan trend.
8) Bakar Transaksi yang Buruk . Jika anda bertransaksi dan kebetulan hasilnya tidak bagus, pastikan anda bakar posisi nya dengan sesuai; jangan menambah kerusakannya. Sebaliknya jika transaksi anda sudah bagus dan menang, jangan buat diri anda buru-buru untuk bakar posisi hanya karena bosan menunggu atau mau lepas dari stress; stress adalah proses alami dari trading, biasakan dengan stress.
9) Perhatikan Kondisi Technical . Menentukan apakah trend market telah berakhir, atau menemukan tahanan-tahanan adalah kunci dari reaksi harga-harga di pasar. Gerakan spikes biasa terjadi ketika pasar bergerak satu arah.
10) Trading Bebas Emosi . Ketika anda tidak memiliki persiapan, otomatis anda trading dengan menggunakan feeling dan bukan berdasarkan ide; feeling sangat emosional dan cara yang buruk untuk
melakukan trading. Apakah orang pernah mengungkapkan sesuatu yang intelek ketika dalam kondisi kesal karena emosi; saya pikir tidak.
11) Percaya Diri . Percaya diri satu-satunya cara untuk berhasil dalam trading. Jika anda kehilangan uang terlalu dini dalam karir trading anda maka sangat sulit untuk mendapatkan kepercayaan diri sejati; trik nya adalah jangan memasak nasi setengah matang; pelajari dulu bisnisnya sebelum bertransaksi.
12) Ketakutan untuk Cut Loss . Tidak ada yang dapat dibanggakan dari menahan posisi yang sedang rugi terlalu lama, hanya kebodohan dan sifat pengecut yang terlihat. Memerlukan keberanian untuk menerima kekalahan sementara dan menunggu kesempatan yang lebih baik untuk membalas kekalahan itu. Berpendirian teguh pada posisi yang buruk menghancurkan banyak trader. Hal yang harus diingat adalah tidak ada yang absolut di pasar, ketidakmungkinan malah menjadi rutinitas di pasar. Satu transaksi yang bagus tidak menjadikan anda seorang trader sukses, performance bulanan dan tahunan lah yang menentukan anda trader yang baik atau tidak.
13) Courage Under Fire . Ketika polisi menggerebek sarang penyamun sebenarnya mereka ketakutan namun tetap mereka lakukan. Ketika petugas pemadam kebakaran naik ke atas atap rumah yang terbakar mereka ketakutan setengah mati, namun tetap mereka lakukan juga; dan akhirnya menyelesaikan pekerjaan mereka. Sama seperti trading; tidak apa-apa untuk ketakutan namun anda tetap harus mengeksekusi baik signal . cut loss . dsb
14) Konsistensi . Setiap bisnis (termasuk Forex Trading) memerlukan bisnis plan (trading plan). Jika anda tidak meluangkan waktu untuk menulis rule yang spesifik yang dapat anda terapkan dan anda ikuti, trading anda akan tidak fokus dan tidak memiliki arah. Buatlah persiapan, miliki rule yang spesifik, terapkan dan tentukan target yang realistis agar dapat tercapai.
15) Overconfidence . Jika tidak ada moment yang benar-benar mantap, maka kita harus lebih conservative. Dan hindari overconfident meskipun telah menang berturut-turut. Tetap rendah hati. tetap konservatif.

Tips Trading Menggunakan Indikator Chart Pattern

Bagi sebagian orang memahami mengenai chart pattern sangat susah. Apalagi harus mengerti pola-pola chart yang kadang tidak sesuai dengan yang ada diteori. Anda akan merasa kebingungan sewaktu pertama kali memahami pola chart pattern tersebut.

Kini, Anda tidak perlu ragu dan merasa rendah diri untuk memulai mempelajari chart pattern. Anda sudah mengetahui chart pattern berfungsi untuk memahami pola dasar pergerakan harga untuk bisa digunakan dalam acuan transaksi harga. Memahami masing-masing pattern dapat membantu Anda memperoleh profit yang luar biasa besar.



Untuk itu, kami berikan sebuah indikator untuk Anda supaya dapat memahami teori dasar yang Anda pelajari lebih mudah diterapkan ke dalam chart. Sehingga Anda mampu memprediksi harga dengan lebih cepat, lebih tanggap, dan lebih agresif dalam mengenali pergerakan market.

Chart pattern indikator sendiri berisi beberapa nama pattern beserta pola dasar dan panah pendukung untuk membantu dalam trading Anda. Semakin Anda mengenali dari chart pattern, semakin cepat pula Anda mengetahui kemana harga akan bergerak. Begitu mudahnya memahami pergerakan harga sama saja Anda mendapatkan gambaran gerakan secara tepat untuk memperoleh profit.

Karakteristik
Indikator Chart pattern merupakan indikator yang Leading karena dapat memprediksi pergerakan harga secara lebih cepat tanpa harus menungggu market membentuk pola harga. Untuk itu, sangat disarankan oleh Anda bagi yang ingin mempelajari chart pattern secara lebih detail. Karena dengan indikator chart pattern ini, pembelajaran Anda tentang pola-pola pattern dapat lebih menyenangkan dan lebih memudahkan.

Ciri yang lebih terlihat adalah nama dari pola yang Anda pada chart, begitu pola sudah terbentuk, maka Anda dapat mengetahui pergerakan selanjutnya tanpa harus menunggu harga. Memiliki warna masing-masing disetipa pola. selain itu, diberikan panah penunjuk untuk memberikan reaksi trend sehingga prediksi Anda benar-benar dapat diandalkan dalam open posisi.

Rekomendasi
Tempatkan open posisi ketika chart pattern sudah terlihat dengan panah pattern, dan terdapat dot berwarna.



Dot ini sendiri mengindikasikan trend sedang kuat sesungguhnya. Bila terdapat panah merah mengarah kebawah dan setelah itu ada dot berwarna merah, itu artinya trend sedang sell.



Begitu sebaliknya, bila ada panah warna hijau, lalu dibarengi dengan dot berwarna hijau pula maka trend yang akan terjadi adalah trend buy.



Kesimpulan
Chart pattern indikator dapat membantu Anda dalam melakukan pembelajaran pola-pola dasar pattern. Untuk mendukung hal itu, pattern sudah disertakan dengan informasi signal beserta nama-nama yang tertera pada indikator. Lebih mudah lagi, sudah disertakan filter berupa dot yang dapat memberi indikasi trend kuat kemungkinan besar akan segera terjadi.
sumber:www.pakartrading.net

Terima kasih atas kunjungannya Semoga Bermanfaat