Investasi Forex
– Ingin sukses dalam berinvestasi atau bertrading? Cobalah untuk
konsisten ketika menjalankan sebuah rencana. Trading dan bisnis
konvensional memiliki dasar yang sama, yaitu sama-sama membutuhkan
tujuan utama yang pasti. Percuma dong bertrading jika tidak mempunyai
tujuan?
Masih banyak sekali trader-trader yang menyepelekan
rencana. Kebanyakan trader ini hanya mengandalkan rumor, berspekulasi,
dan bahkan hanya feeling semata tanpa dilandasi dengan rencana trading
yang jelas. Jangan sampai Anda masuk kedalam tipikal trader-trader
seperti ini. Memang cara seperti ini bisa saja memberikan keuntungan,
namun yakinlah jika keuntungan tersebut tidak akan bisa bertahan lama.
Membuat rencana trading yang matang bisa menjadi jaminan Anda untuk
meraih hasil yang optimal dipasar keuangan.
Percayalah jika seorang trader tidak memiliki
rencana, maka tidak ada profit dalam trading forex yang dilakukannya.
Awali kegiatan trading Anda dengan membuat masterplan. Rencana dasar ini
nantinya akan menjadi panduan Anda ketika bertrading di bursa. Dengan
adanya rencana, segala tindakan transaksi yang akan Anda lakukan tidak
akan keluar dari jalan yang sudah diharapkan. Bahkan Curtis M. Faith,
salah satu anggota grup Turtle Trader sangat menekankan akan
bermanfaatnya sebuah rencana dalam trading.
Perlu diketahui jika terdapat 6 poin utama yang harus
masuk ke dalam rencana dasar trading forex. Poin-poin ini berasal dari
sebuah buku berjudul “Way of the Turtle” yang ditulis oleh Curtis, sang
legenda pasar berjangka. Mau tau apa saja poin-poinnya?
1. Target pasar
Menentukan pasar mana yang akan menjadi target Anda
adalah keputusan pertama ketika membuat rencana trading. Sesuaikan
sistem trading yang Anda anut dengan pasar yang karakternya bisa sesuai.
Contoh-contoh target pasar yang ada misalnya saja: XAU/USD atau
GBP/USD.
2. Jumlah Lot
Seberapa tinggikah tingkat toleransi Anda terhadap
resiko? Jangan pernah memaksakan untuk membeli lot dalam jumlah yang
besar jika Anda tidak tahan dengan resikonya. Hal ini bisa dikatakan
sebagai pengendalian diri atau manajemen resiko.
3. Titik Masuk dan Titik Keluar
Sistem trading yang kita mainkan biasanya akan
mengeluarkan sinyal-sinyal ketika harga pasar tengah berlangsung. Dengan
membaca sinyal inilah, Anda bisa menentukan titik masuk untuk membuka
posisi jual atau beli. Penting sekali untuk menentukan titik keluar
untuk mencegah hilangnya profit dan menjaga agar Anda tetap berada di
bursa. Sebaiknya keluar ketika Anda sudah mendapatkan keuntungan.
Jadikan rencana dan sistem trading sebagai pedoman
Anda. Tetap konsisten dan berpegang teguh pada rencana awal. Kini Anda
bukanlah trader yang tidak memiliki rencana dan tidak ada profit dalam
trading forex. Selamat bertrading.
No comments:
Post a Comment