Social Icons

Tuesday, 21 January 2014

Langkah-Langkah Memakai Strategi Hedging Dalam Trading Forex

Investasi Forex – Dalam bertrading di pasar forex, tingkat resiko yang ada bisa saja berubah-ubah. Hampir tidak ada cara yang pasti untuk memprediksi pergerakan pasar forex. Satu-satunya cara paling aman adalah dengan memakai strategi hedging dalam trading forex. Apa itu strategi hedging? Menurut arti katanya, hedging didefinisikan sebagai cara melindungi nilai dan posisi trading Anda.
Biasanya trader akan melakukan strategi ini ketika posisi yang di open baru saja mengalami loss. Agar tidak menjadi besar dan merugikan, maka diambilah strategi ini. Strategi hedging sering pula disebut dengan istilah posisi locking (terkunci). Ada sekiranya dua strategi hedging dalam trading forex yang paling sering digunakan, diantaranya:
Strategi Hedging dalam Trading Forex yang Sederhana
Melakukan hedging secara sederhana cocok untuk para pemula. Hal ini juga disebut sebagai direct hedging (hedging secara langsung). Ketika Anda memiliki posisi buy dan posisi sell di sebuah pasangan mata uang, maka Anda bisa saja sewaktu-waktu menggunakan strategi ini. Misalnya, Anda membuka posisi buy pada harga 1.2000 di pasangan EUR/USD. Namun tiba-tiba saja harganya mulai menunjukan penurunan. Apa yang harus Anda lakukan?
Dalam analisa Anda tersebut, harga pasangan mata uang ini diperkirakan akan bergerak turun. Bisa saja Anda menutup posisi buy dan membuka posisi sell saat itu juga. Pilihan lainnya adalah dengan membiarka posisi buy dan posisi loss terbuka, jika Anda tidak begitu yakin akan pergerakan harga. Terkadang Anda kan dibingungkn harus menutup posisi yang mana terlebih dahulu ketika pergerakan harga mulai tidak menentu. Menurut ilustrasi sebelumnya, Anda bisa membuka posisi sell pada harga 1.1800 sesuai dengan strategi hedging dalam trading forex.
Melakukan Trading di Beberapa Pasangan Mata Uang
Terkadang, beberapa broker tidak mengizinkan strategi hedging yang pertama. Untuk ini, trader harus pintar-pintar dalam mensiasatinya. Sebaiknya lakukan trading pada beberapa pasangan mata uang yang saling memiliki korelasi. Misalnya saja Anda membuka posisi buy pada pasangan EUR/USD, kemudian tiba-tiba pasangan ini bergerak turun. Solusinya adalah dengan membuka posisi buy pada pasangan GBP/USD yang jika ditilik dari data historisnya memiliki korelasi positif terhadap EUR/USD. Alternatif lainnya adalah mencari pasangan yang berkolerasi negatif terhadap EUR/USD. Pilih saja USD/CHF yang berkemungkinan besar memberikan profit.
Sayangnya strategi hedging dalam trading forex yang satu ini terkadang sama sekali tidak menghasilkan profit. Namun tetap bisa meminimalisir kerugian dan melindungi posisi trading Anda. Sebaiknya lakukan strategi hedging ketika Anda tidak yakin dengan tren selanjutnya dan pasar tengah bergerak tidak menentu, misalnya saja ketika terjadi divergen atau konvergen. Mencegah jelas lebih baik daripada memperbaiki. Cegah kerugian, sebelum membesar. Itulah dasar dari strategi hedging. Semoga bermanfaat.

Syarat Agar Bisa Menjadi Trader Forex yang Sukses

Trader ForexInvestasi Forex – Anda mungkin penasaran apa sih rahasia untuk menjadi trader forex yang sukses dan profesional. Apakah karena banyak latihan? Atau karena strategi yang baik? Atau karena jam terbang dan wawasan yang luas? Tentu setiap orang yang terjun ke dalam dunia forex trading menginginkan keuntungan yang optimal. Diperlukan konsistensi, mental yang matang, serta kesabaran untuk sukses dalam bertrading. Bagaimana sih sebenarnya syarat-syarat untuk menjadi trader forex yang sukses?
1. Menikmati Trading
Kebanyakan trader pemula lebih mementingkan profit, daripada bagaimana proses menuju profit tersebut. Dipakailah cara yang instan agar cepat mencapai profit. Tentu ini adalah hal yang salah. Para trader profesional tidak hanya menganggap trading forex sebagai alat untuk memperoleh uang. Mereka juga menyukai dan menikmati tiap kegiatan yang mereka lakukan sebagai seorang trader.
2. Tidak Melibatkan Emosi
Meskipun sangat mencintai trading, ingatlah untuk jangan pernah melibatkan emosi. Kendalikan emosi Anda dan berkomitmen dengan rencana trading yang sudah dibuat sebelumnya. Buat target profit dan level stop loss serealistis mungkin sesuai dengan money management dan strategi Anda. Biasakan disiplin dalam bertrading. Tetapkan jadwal kapan Anda harus melakukan trading dan kapan harus beristirahat.
3. Mengendalikan Resiko
Kenyataannya hampir semua orang takut dengan kerugian. Tidak heran jika sebagian orang awam menganggap trading forex sebagai judi. Sifat menghindari resiko atau risk averse mungkin adalah sifat alami yang hampir dimiliki oleh setiap orang. Yang paling penting dalam trading bukanlah menghindari resiko, melainkan mengendalikannya. Caranya tentu dengan cermat menganalisa pasar dan mengenali sinyal yang bisa saja membuat Anda loss.
4. Belajar dari Kesalahan
Dewasanya, trader profesional pun pernah mengalami kerugian. Namun kesalahan ini bisa Anda jadikan bahan pembelajaran untuk nantinya tidak lagi terjebak ke dalam lubang yang sama. Demi menjadi trader forex yang sukses, Anda tidak harus selalu melakukan trading di pasar forex. Sebaiknya lakukan diversifikasi di berbagai jenis pasar tradingnya.
5. Optimis namun Realistis
Bersikap optimis jelas adalah sifat yang wajib dimiliki oleh seorang trader. Namun jangan membiarkan sifat optimis ini mengendalikan Anda. Boleh saja menikmati trading, namun kendalikan diri Anda jangan sampai ketergantungan. Jadikan trend pasar sebagai teman dan ketahuilah waktu yang tepat untuk membatasi rugi.
Melakukan kegiatan trading di pasar forex bisa sangat menguntungkan, jika saja dilakukan dengan cara yang tepat. Langkah-langkah diatas merupakan hal dasar untuk menjadi trader forex yang sukses. Jika dibarengi dengan pengalaman dan pengetahuan, maka jangan heran jika Anda bisa menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka waktu yang cukup lama. Belajarlah untuk bersikap dan berpikir layaknya profesional. Selamat bertrading!

Hal-Hal yang Penting untuk Diketahui Trader Pemula

Belajar TradingInvestasi Forex – Semenjak beberapa tahun belakangan, perdagangan mata uang asing mulai menarik banyak minat. Kegiatan ini lebih dikenal sebagai forex trading, yaitu jual-beli mata uang dari seluruh dunia secara online. Pasar forex merupakan pasar perdangan paling besar yang ada di dunia. Bayangkan saja, setiap harinya pasar ini dapat menangani lebih dari US $2 triliun. Bukan hal yang mengherankan jika makin banyak trader pemula yang ingin mencoba peruntungan di pasar forex trading.
Memang sih trading bisa dilakukan dimana pun dan kapan pun, bahkan oleh siapapun selama Anda memiliki perangkat komputer atau gadget yang bisa terhubung dengan internet. Mungkin Anda berpikir dengan modal berapa ratus dolar di mini account, Anda sudah bisa menghasilkan keuntungan. Namun kenyataannya tidak semudah itu. Banyak sekali dasar-dasar penting untuk diketahui trader pemula. Pelajari dan pahami forex trading sebelum benar-benar terjun langsung. Hal ini tentu saja demi menjauhkan diri Anda dari kemungkinan terburuk, misalnya rugi di percobaan pertama.
Perlu diketahui jika pasar forex trading dan pasar bursa adalah dua hal yang berbeda. Dalam forex trading, mata uang yang diperjual-belikan akan selalu ditampilkan berpasangan, contohnya USD / GBP dan USD / EUR. Ini merupakan pendidikan forex trading yang paling awal dan tentu penting untuk diketahui trader pemula. Cara paling efektif dalam mempelajari pasar forex trading adalah dengan memakai trial software gratis.
Hal penting untuk diketahui trader pemula yang lainnya adalah manajemen resiko. Sudah tahukah Anda bahwa forex trading termasuk ke dalam kategori bisnis yang memiliki resiko besar? Bisakah Anda mentoleransi resiko ini? Setiap orang memiliki tingkat toleransi resikonya sendiri, dan Anda harus tau pasti tingkatan Anda. Sebaiknya tinggalkan forex trading, jika memang Anda takut mengambil resiko yang besar.
Mental yang matang laksana kewajiban sebelum memasuki forex trading. Bukan hanya memiliki kesiapan dan niat, Anda juga perlu dewasa dalam pengendalian emosi. Tinggalkan emosi Anda, dan fokus terhadap strategi dan sistem yang Anda buat. Ingat selalu kutipan “Keep the head cold, and the heart hot”. Yang artinya Anda harus menghadapi kegiatan jual-beli mata uang dengan kepala dingin, namun tetap memiliki semangat dan ambisi untuk mendapatkan keuntungan paling maksimal.
Persiapan modal secara materil adalah hal penting untuk diketahui trader pemula berikutnya. Sebaiknya mulai dengan modal kecil. Semakin Anda mahir, maka semakin naikan modal Anda. Yang paling terakhir, tentu saja kesabaran. Tidak perlu memaksakan diri untuk bertransaksi selama 24 jam penuh. Tubuh Anda juga perlu istirahat loh. Maka dari itu, aturlah jadwal waktu-waktu yang tepat untuk bertrading. Dengan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan juga secuil keberuntungan, Anda akan segera merasakan keuntungan dari duna forex trading ini. Selamat bertrading!

Monday, 6 January 2014

Tidak Memiliki Rencana, Tidak Ada Profit dalam Trading Forex

Investasi Forex – Ingin sukses dalam berinvestasi atau bertrading? Cobalah untuk konsisten ketika menjalankan sebuah rencana. Trading dan bisnis konvensional memiliki dasar yang sama, yaitu sama-sama membutuhkan tujuan utama yang pasti. Percuma dong bertrading jika tidak mempunyai tujuan?
Trading PlanRencana bisnis pada dasarnya mencakup prediksi akan probabilitas keberhasilan, strategi jitu, kalkulasi biaya dan target market yang jelas. Jika Anda tidak memiliki rencana, tidak ada profit dalam trading forex. Selalu tanamkan poin itu dalam pikiran Anda. Sangat baik untuk mempersiapkan rencana lebih dari satu. Jadi Anda masih memiliki rencana cadangan jika rencana awal tidak berjalan sesuai dengan pengharapan. Tanpa memiliki rencana yang tersusun rapi, yakinlah kegiatan trading Anda tidak akan berjalan.
Masih banyak sekali trader-trader yang menyepelekan rencana. Kebanyakan trader ini hanya mengandalkan rumor, berspekulasi, dan bahkan hanya feeling semata tanpa dilandasi dengan rencana trading yang jelas. Jangan sampai Anda masuk kedalam tipikal trader-trader seperti ini. Memang cara seperti ini bisa saja memberikan keuntungan, namun yakinlah jika keuntungan tersebut tidak akan bisa bertahan lama. Membuat rencana trading yang matang bisa menjadi jaminan Anda untuk meraih hasil yang optimal dipasar keuangan.
Percayalah jika seorang trader tidak memiliki rencana, maka tidak ada profit dalam trading forex yang dilakukannya. Awali kegiatan trading Anda dengan membuat masterplan. Rencana dasar ini nantinya akan menjadi panduan Anda ketika bertrading di bursa. Dengan adanya rencana, segala tindakan transaksi yang akan Anda lakukan tidak akan keluar dari jalan yang sudah diharapkan. Bahkan Curtis M. Faith, salah satu anggota grup Turtle Trader sangat menekankan akan bermanfaatnya sebuah rencana dalam trading.
Perlu diketahui jika terdapat 6 poin utama yang harus masuk ke dalam rencana dasar trading forex. Poin-poin ini berasal dari sebuah buku berjudul “Way of the Turtle” yang ditulis oleh Curtis, sang legenda pasar berjangka. Mau tau apa saja poin-poinnya?
1. Target pasar
Menentukan pasar mana yang akan menjadi target Anda adalah keputusan pertama ketika membuat rencana trading. Sesuaikan sistem trading yang Anda anut dengan pasar yang karakternya bisa sesuai. Contoh-contoh target pasar yang ada misalnya saja: XAU/USD atau GBP/USD.
2. Jumlah Lot
Seberapa tinggikah tingkat toleransi Anda terhadap resiko? Jangan pernah memaksakan untuk membeli lot dalam jumlah yang besar jika Anda tidak tahan dengan resikonya. Hal ini bisa dikatakan sebagai pengendalian diri atau manajemen resiko.
3. Titik Masuk dan Titik Keluar
Sistem trading yang kita mainkan biasanya akan mengeluarkan sinyal-sinyal ketika harga pasar tengah berlangsung. Dengan membaca sinyal inilah, Anda bisa menentukan titik masuk untuk membuka posisi jual atau beli. Penting sekali untuk menentukan titik keluar untuk mencegah hilangnya profit dan menjaga agar Anda tetap berada di bursa. Sebaiknya keluar ketika Anda sudah mendapatkan keuntungan.
Jadikan rencana dan sistem trading sebagai pedoman Anda. Tetap konsisten dan berpegang teguh pada rencana awal. Kini Anda bukanlah trader yang tidak memiliki rencana dan tidak ada profit dalam trading forex. Selamat bertrading.

Hal-Hal Apa Sajakah yang Perlu Diwaspadai Ketika Bertrading?

Investasi Forex1Investasi – Trading bukanlah kegiatan yang mudah untuk dilakukan. Inilah mengapa banyak orang yang masih enggan untuk terjun menjadi seorang trader. Modal awal menjadi seorang trader adalah kemampuan individual, seperti prinsip trading, ketajaman analisis, strategi, dan skill. Sayangnya masih ada satu hal yang penting dan sederhana namun sering dilupakan, yaitu kehati-hatian. Resiko bertrading dapat dikatakan cukup besar. Tidak banyak yang bisa mentolerir resiko dalam bertrading. Sebenarnya sih tidak sulit untuk mencegah kerugian dan hal-hal yang tidak diinginkan, yaitu dengan bersikap waspada. Banyak hal-hal yang perlu diwaspadai ketika bertrading. Apa sajakah? Yuk kita lihat saja daftarnya berikut ini.
1. Memperhatikan Sinyal Moving Average
Trader pemula wajib berhati-hati dengan salah satu sinyal trading yang terjadi ketika MA melakukan crossover atau persilangan. Dalam persilangan ini, moving average berperiode jangka pendek akan melintasi moving aberage dengan periode jangka panjang. Jangan mudah tertipu dengan fenomena ini, karena ini bukanlah indikasi bearish atau bullish. Hal ini dapat diartikan bahwa harga rata-rata periode jangka pendek berada di nilai yang sama dengan harga rata-rata jangka panjang.
2. Jangan Sampai Salah Memilih Broker
Semakin banyak yang berminat menjadi trader, maka semakin banyak pula broker yang bermunculan. Ini adalah salah satu hal yang perlu diwaspadai ketika bertrading. Tidak ada salahnya untuk bertanya ke teman, membaca blog, atau gabung ke forum dalam mendapatkan masukan mengenai broker yang baik.
3. Berhati-hati dalam Menafsirkan Berita
Tidak sedikit informasi dan sumber berita yang menjebak. Hanya karena Anda sudah meneliti data-data dan merumuskannya, bukan berarti Anda bisa membuat secara sepihak. Sebagai seorang trader, belajarlah untuk membedakan sumber berita dan informasi yang benar-benar terpercaya.
4. Memakai Sinyal Stochastic
Pintar menganalisis rasanya tidak cukup, jika Anda kurang waspada. Jaga kepala Anda tetap dingin dan selalu ingat hal-hal yang perlu diwaspadai ketika bertrading. Terkadang trader terkecoh oleh persilangan garis stochastic saat harga telah mencapai oversold atau overbought. Kebanyakan trader mengira hal ini menyebabkan anomali atau pembalikan arah tren. Kenyataannya, tak jarang sinyal stochastic berakhir namun harga tetap berlanjut dan tidak terjadi pembalikan tren.
5. Membaca Candlestic
Di titik tertentu, harga akan menampakkan kecenderungan untuk kembali. Dapat dikatakan hal ini terjadi ketika kaum seller dan buyer berada di titik yang seimbang. Akibatnya harga akan cenderung berakhir tepat saat diawal candle harga dibuka. Namun sebaiknya Anda fokuskan pikiran Anda sampai candlestic benar-benar berakhir dan akhirnya sampai ke pembukaan yang baru.
Itulah beberapa hal yang perlu diwaspadai ketika bertrading. Perlu juga mengatur mindset Anda dan mengatur rasa emosional dalam bertrading. Jangan sampai tuh ketagihan untuk trading secara berlebihan dan sembarangan mengambil resiko. Selamat bertrading.

Thursday, 2 January 2014

Perlukah Membuat Trading Plan untuk Trading Forex?


Perlukah Membuat Trading Plan untuk Trading Forex?
Investasi Forex – Setiap akan melakukan sesuatu, pastinya Anda memerlukan rencana bukan? Sama seperti ketika tengah melakukan aktivitas trading. Masih banyak sekali trader yang tidak disiplin dalam membuat rencana trading. Akibatnya kegiatan trading mereka menjadi tidak teratur dan berbuah kegagalan. Padahal membuat trading plan adalah hal yang paling penting untuk dilakukan bagi seorang trader.
Trading PlanTrading plan memiliki peran besar dalam mengatur jalannya transaksi trading Anda serta meminimalisir faktor emosional dalam diri Anda. Karena melupakan trading plan, kebanyakan pemula sudah kehilangan seluruh modalnya dalam beberapa bulan pertama. Trading sama sekali berbeda dengan berbelanja di supermarket. Anda tidak bisa secara acak memilih dan membeli barang yang Anda lihat. Anda harus bisa melakukan transaksi trading seperti penembak jitu, bukan seperti senapan mesin yang asal tembak.
Membuat trading plan dibutuhkan sebuah pola yang menentukan urutan langkah-langkah Anda dalam bertrading. Sederhananya, trading plan ini bagaikan check list tentang apa saja yang harus Anda lakukan sebelum dan sesudah masuk pasar. Trading plan yang baik adalah trading plan yang mencakup rencana jangka pendek, menengah dan panjang. Tidak perlu kalimat yang panjang dan detail, cukup membuat tradung plan dengan kata-kata yang singkat dan jelas.
Hal-hal apa sajakah yang harus Anda masukkan ke dalam trading plan Anda? Yuk kita lihat saja daftarnya berikut ini.
1. Menentukan Tujuan Trading
Sama seperti berinvestasi, trading juga membutuhkan tujuan yang pasti. Karena jika tidak begitu, maka uang yang Anda dapatkan akan tidak diketahui perginya kemana. Setidaknya dengan satu tujuan Anda bisa menyimpan keuntungan dari hasil forex tersebut dan menggunakannya ketika tengah dibutuhkan. Pastikan juga untuk menentukan tujuan tersebut berlaku untuk jangka pendek atau jangka panjang.
2. Membuat Strategi Trading
Strategi apakah yang membuat Anda merasa keuntungan tengah berpihak pada Anda? Gunakan strategu apapun yang menurut Anda paling terbaik. Jika masih ragu, Anda bisa mencoba berbagai strategi dengan menggunakan akun demo. Misalnya saja memanfaatkan fasilitas trailing stop ketika menggunakan strategi pyramiding atau averaging ketika ada sebuah tren terjadi di pasar.
3. Menentukan Toleransi Resiko
Setiap orang memiliki toleransi resikonya masing-masing. Jika Anda sudah berani memasuki dunia trading, dapat dikatakan jika Anda adalah orang yang memiliki toleransi resiko tinggi. Namun jangan lupa untuk selalu mempertimbangkan berapa besar kerugian yang mungkin terjadi disetiap transaksi.
4. Money Management
Dalam membuat trading plan, sangat penting untuk mengatur keuangan Anda. Selalu pertimbangkan besarnya ukuran atau volume lot setiap posisi yang Anda buka. Jangan lupa untuk mempertimbangkan perbandingan profit dan resiko Anda.
Mungkin Anda bisa menambahkan beberapa poin tambahan yang menurut Anda cukup penting ketika membuat trading plan. Tanamkan dalam pikiran Anda bahwa trading plan adalah sebuah tuntutan dalam bertrading. Jangan pernah berani untuk melupakan aspek yang satu ini, jika Anda tidak mau rugi.

Terima kasih atas kunjungannya Semoga Bermanfaat