1) Menambah Ilmu . Hampir semua trader Forex yang pemula
tidak mau meluangkan waktu untuk mempelajari apa yang menggerakkan mata
uang (terutama fundamental).
2) Hindari Overtrading . Transaksi terlalu agresif dengan
jarak stop loss yang terlalu pendek dan target profit terlalu pendek
juga hanya akan membuat broker semakin kaya. Keinginan untuk
menghasilkan untung beberapa dollar saja sehari dengan cara mengunci
profit dalam jumlah sangat kecil ketika memungkinkan merupakan strategi
yang merugikan dan lebih menjurus gambling.
3) Hindari Over leveraged . Leverage adalah pedang bermata
dua. Broker tertentu dapat memaksa anda untuk menggunakan high leverage
karena itu berarti semakin besar income yang didapatkan broker dari
spread karena position size nya akan semakin menentukan jumlah income
dari spread; semakin besar posisi dengan high leveraged semakin besar
spread income yang didapatkan oleh broker.
4) Tidak Tergantung pada Orang lain . Trader sungguhan
berhasil karena kemampuannya sendiri; mereka membuat keputusannya
sendiri dan tidak tergantung pada keputusan orang lain dan tidak
tergantung pada orang lain untuk membuatkan keputusan bagi mereka;
pilihlah apakah mau trading sendiri atau sekalian minta orang lain yang
mentradingkan.
5) Trading a Pair, Not a Currency . Memprediksi arah satu
mata uang saja baru setengah transaksi; sukses atau gagal tergantung
dari prediksi terhadap mata uang kedua yang menjadikan pasangan mata
uang (pair).
6) Membuat Persiapan Sebelum Trading . Menghasilkan uang
tidak termasuk persiapan. Yang termasuk pada persiapan itu sendiri
adalah kuda-kuda untuk keberhasilan dalam trading; seperti contohnya
kebijakan-kebijakan dalam trading; jika anda tidak mempunyai rule yang
spesifik, maka anda tidak memiliki persiapan, dan cenderung anda akan
berada pada statistik (95% player yang loss dan akhirnya berhenti
trading).
7) Trading mengikuti Trend . Ada perbedaan yang cukup besar
antara membeli di harga rendah ketika harga sedang turun-turunnya dengan
membeli di harga murah. Harga rendah dengan segera akan menjadi harga
yang tinggi ketika anda trading melawan trend.
8) Bakar Transaksi yang Buruk . Jika anda bertransaksi dan
kebetulan hasilnya tidak bagus, pastikan anda bakar posisi nya dengan
sesuai; jangan menambah kerusakannya. Sebaliknya jika transaksi anda
sudah bagus dan menang, jangan buat diri anda buru-buru untuk bakar
posisi hanya karena bosan menunggu atau mau lepas dari stress; stress
adalah proses alami dari trading, biasakan dengan stress.
9) Perhatikan Kondisi Technical . Menentukan apakah trend
market telah berakhir, atau menemukan tahanan-tahanan adalah kunci dari
reaksi harga-harga di pasar. Gerakan spikes biasa terjadi ketika pasar
bergerak satu arah.
10) Trading Bebas Emosi . Ketika anda tidak memiliki
persiapan, otomatis anda trading dengan menggunakan feeling dan bukan
berdasarkan ide; feeling sangat emosional dan cara yang buruk untuk
melakukan trading. Apakah orang pernah mengungkapkan sesuatu yang
intelek ketika dalam kondisi kesal karena emosi; saya pikir tidak.
11) Percaya Diri . Percaya diri satu-satunya cara untuk
berhasil dalam trading. Jika anda kehilangan uang terlalu dini dalam
karir trading anda maka sangat sulit untuk mendapatkan kepercayaan diri
sejati; trik nya adalah jangan memasak nasi setengah matang; pelajari
dulu bisnisnya sebelum bertransaksi.
12) Ketakutan untuk Cut Loss . Tidak ada yang dapat
dibanggakan dari menahan posisi yang sedang rugi terlalu lama, hanya
kebodohan dan sifat pengecut yang terlihat. Memerlukan keberanian untuk
menerima kekalahan sementara dan menunggu kesempatan yang lebih baik
untuk membalas kekalahan itu. Berpendirian teguh pada posisi yang buruk
menghancurkan banyak trader. Hal yang harus diingat adalah tidak ada
yang absolut di pasar, ketidakmungkinan malah menjadi rutinitas di
pasar. Satu transaksi yang bagus tidak menjadikan anda seorang trader
sukses, performance bulanan dan tahunan lah yang menentukan anda trader
yang baik atau tidak.
13) Courage Under Fire . Ketika polisi menggerebek sarang
penyamun sebenarnya mereka ketakutan namun tetap mereka lakukan. Ketika
petugas pemadam kebakaran naik ke atas atap rumah yang terbakar mereka
ketakutan setengah mati, namun tetap mereka lakukan juga; dan akhirnya
menyelesaikan pekerjaan mereka. Sama seperti trading; tidak apa-apa
untuk ketakutan namun anda tetap harus mengeksekusi baik signal . cut
loss . dsb
14) Konsistensi . Setiap bisnis (termasuk Forex Trading)
memerlukan bisnis plan (trading plan). Jika anda tidak meluangkan waktu
untuk menulis rule yang spesifik yang dapat anda terapkan dan anda
ikuti, trading anda akan tidak fokus dan tidak memiliki arah. Buatlah
persiapan, miliki rule yang spesifik, terapkan dan tentukan target yang
realistis agar dapat tercapai.
15) Overconfidence . Jika tidak ada moment yang benar-benar
mantap, maka kita harus lebih conservative. Dan hindari overconfident
meskipun telah menang berturut-turut. Tetap rendah hati. tetap
konservatif.
sumber:www.pakartrading.net
No comments:
Post a Comment