Yen dan dollar menguat setelah Presiden Barack Obama mengizinkan serangan udara terhadap Irak, menguatkan tingkat permintaan aset safe haven di tengah konflik geopolitik di Ukraina
dan Timur Tengah. Yen menguat terhadap semua mata uang menjelang
keputusan kebijakan Bank of japan hari ini dan setelah pemerintah
Ukraina mengatakan separatis pro-Rusia
menembah jatuh jet tempur dan helicopter. Greenback diperdagangkan
sekitar 0.2% dari level tertinggi dalam 6 bulan terhadap sejumlah mata
uang utama dan obligasi 10 tahunan AS naik, mendorong yield ke level
terendah sejak Juni 2013.
“Kami melihat rally pada harga obligasi dan sedikit aksi hindar
resiko pada pasar hari ini,” ucap Greg Gibbs, kepala stretegi pasar Asia
Pasifik pada Royal Bank of Scotland Group Plc di Singapura. “Euro-yen dan dollar-yen keduanya berada di bawah tekanan yang lebih besar.”
Sumber:Monexnews
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment